Seimbang


 

Kuliah Kerja Nyata, Kuliah Kerja Nonton, Kuliah Kerja Nyantai, Kuliah Kerja Ngebaper, sebulan kurang lebih saya menjalani program KKN di desa Gajahmekar Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, banyak hal bisa diceritakan, tapi ada satu hal yang membuat saya berpikir keras belakangan ini, mengenai keseimbangan. Ketika saya berkkn disini, saya banyak berbincang-bincang dengan beragam orang, latar berbeda, dan karakter berbeda. Bisa di bilang tempat saya KKN ini masih sangat kental dengan agama dan juga budaya leluhur, mungkin saya tidak akan menyinggung soal hal tersebut. Karena akan menjadi hal sensitif. 

Saya akan membahas salahsatu program kerja saya yang cukup membuat saya berpikir belakangan ini, dan akhirnya menulis blog ini

Salah satu program kerja saya yaitu "Membentuk Karang Taruna" karena kebetulan di desa ini terutama di RW 04 belum ada organisasi kepemudaan seperti karang taruna, maka okelah kita coba bikin karang taruna, lalu kami berdiskusi dengan pemuda dan  pemudi disana, disana saya mendapati hal menarik, dimana saya mendapati dua sisi berbeda antara pemuda disini dengan mahasiswa kkn. Pola pikir mereka dan kita berbeda sehingga sering kali ada perbedaan pendapat. Salah satu perbedaaan besar adalah mereka fokus beragama, mereka fokus mencari ilmu agama namun mereka seperti cenderung tidak mau berorganisasi, mereka tidak mau diatur dengan apapun itu berbau politik, sehingga pemuda disana kurang dapat bergerak, masyarakat disana juga kurang dapat bergerak karena memang tidak ada yang menggerakan mereka, dan mereka takut ketika ada organisasi seperti itu mereka tidak bisa menggerakan masyarakat, mereka penuh keraguan dan rasa tidak percaya diri. Mungkin karena beberapa dari mereka putus sekolah. Sedangkan dari mahasiswa sendiri mereka jago berorganisasi, mereka sangat paham organisasi dan alur berorganisasi namun pada aspek keagamaan masih kurang, bahkan mungkin jauh. 

Seorang Muslim harus seimbang, antara agama dan dunia, termasuk pengetahuan tentang politik dan organisasi. maksud deimbang disini adalah ketika ilmu agama diperbanyak, namun jangan takut juga untuk terjun ke masyarakat, untuk berpolitik, untuk berorganisasi. Pun sebaliknya, kita juga tidak boleh mengabaikan aspek agama, ilmu agama ketika kita sudah aktif berorganisasi, dan berpolitik. Karena kelak kita yang akan menjadi pemimpin masa depan. Jika kita dipimpin oleh orang yang hanya bisa berorganisasi namun kurang dalam hal agama, ilmu agama kita mengabaikan perintah Allah SWT, maka ya kita akan hancur, ataupun kita hanya mencari ilmu agama tapi kita tidak mau berorganisasi atau memimpin maka kursi-kursi kepemimpinan itu bakal diisi dengan orang-orang jahat, karena orang baik tidak mau berpolitik, siapa yang akan memperbaiki kepemimpinan jika masih diisi dengan orang-orang jahat? 

Jika ditilik dari sejarah, bukankah Rasulullah juga berdakwah dan berpolitik, beliau memimpin, para sahabat juga memimpin. Namun sekarang justru sebaliknya, muslim takut untuk berpolitik karena dianggap berbahaya, hanya harus berfokus beragama, fokus ibadah, sedangkan tidak mengurus umat? salah satu cara mengurus umat adalah dengan berorganisasi. Umat terpecah belah dengan banyaknya paham, umat terpecah belah karena pemimpinnya, umat terpecah belah karena tidak tau harus mengikuti yang mana. umat terpecah belah karena informasi yang simpang siur. Oleh karena itu dibutuhkan pula pemimpin dari kalangan musli yang bisa menyatukan umat menjadi satu kesatuan. 

Dan saya berpikir? Dimana posisi saya sekarang? Apakah di orang yang beragama atau namun kurang berorganisasi? Atau orang yang berorganisasi namun kurang dalam beragama? Atau bahkan lebih parah, saya kurang dalam agama dan saya kurang dalam berorganisasi? Atau dimanakah diri anda sekarang?

Jangan takut berorganisasi, jangan malu, jangan sungkan menjadi orang baik,orang baik harus terjun untuk menumpas orang-orang jahat. 

Mungkin pembahasan ini sebagian orang akan tidak suka karena membahas politik, atau hal-hal berbau organisasi, namun kalian harus tau juga soal politik dan organisasi. Biar kalian paham kalau kondisi saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Tidak Berguna!!!

Saya & Universitas Muhammadiyah Bandung