Antara Sholat & Mahasiswa





Tulisan ini di dedikasikan untuk semua orang dan khususnya untuk saya sendiri. 

Darimana kita membahas ini yak, sebenarnya blog ini tuh berisi keresahan tapi sering ada sangkut paut nya dengan agama, mungkin ada beberapa yang tidak suka ada beberapa yang suka. Tapi semua intinya semua keresahan saya. Ada yang benar, ada yang keliru, dan saya berharap temen-temen pembaca bisa mengingatkan dan memberitahu saya jika saya keliru atau salah. 

Jadi begini, ini salah satu keresahan yang mungkin saya rasakan dimana dulu saya sekolah di MTs lalu saya sekolah Di SMA Negeri. Namun saya mendapatkan teman-teman yang bisa di ajak sholat bareng sholat dhuha bareng. Okelah di MTs lingkungannya muslim. Namun di SMA saya masih menemukan dan banyak temen yang bisa di ajak Sholat, bahkan sampai sholat dhuha pun bareng pas istirahat. 

Tapi semua berubah ketika masuk Universitas, benar-benar beda, dunia nya menjadi semakin luar biasa, luar kendali, dulu sih ketika ada orang yang bilang "Dunia Universitas itu bebas, liar" Hanya sebagai ucapan belaka dan tidak menganggap serius. Tapi  berjalannya waktu ikut kegiatan sana sini. Saya merasakan sendiri banyak mahasiswa muslim tidak sholat, meninggalkan sholat, bahkan ketika tidak melakukannya mereka merasa biasa saja. Mereka merasa tenang. Entahlah itu yang saya rasakan. 

Saya pernah mengikuti kegiatan dari siang sampai isya. Dan saya mengikuti semuanya dan luar biasa mereka meninggalkan hampir semua sholat pada hari itu. Mereka sholat ketika mereka mau saja. 

Mahasiswa itu jago organisasi, mahasiswa itu pandai politik, mahasiswa itu kritis, mahasiswa itu cerdas tapi mereka sering kali lupa akan kewajibannya sebagai muslim. Ya gak semua begitu karena masih ada juga yang baik. 

Ketika kita ada di lingkungan yang temen temen kita gak sholat kadang kita jadi ikut "Kagok" Mau sholat jadi ragu, gelisah. Mau ngajak mereka juga bingung. Kalau yang gak sholatnya perempuan ya okelah positif thinking mungkin mereka lagi halangan  lah kalau laki-laki? 

Kenapa sih mam urusin ibadah orang lain? Ya karena itu tugas kita sebenarnya untuk mengingatkan. Memang ibadah itu urusan masing-masing tapi saya gak mau ibadah sendiri, saya gak mau mementingkan diri sendiri. Karena banyak juga yang mereka rajin ibadah tapi buat mereka sendiri. 

Jangan panggil saya sok alim karena saya pun masih berbuat dosa. Saya pun tak luput dari khilaf. Sholat saya pun masih belum baik. Tapi ayok temen-temen saling mengingatkan saling menasehati. 

Karena efeknya bukan sekarang temen-temen mungkin nanti. 


I have a dream, saya ingin mengajak semua teman-teman saya kembali untuk taat. 

Untuk pembaca saya atau temen saya yang merasa tersinggung, maafkan saya, saya hanya berharap semoga kita semua di berikan hidayah, dan dapat diberikan nikmatnya Ibadah.

Well yah, entah harus bicara apa lagi. Ini hanya keresahan diri pribadi, banyak sebenrnya yang ingin di sampaikan tapi sulit untuk di ungkap. 

Tapi semua kembali ke kalian masing-masing. Saya hanya menyampaikan, hidayah bukan milik saya. Wassalamu'alaikum 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Tidak Berguna!!!

Saya & Universitas Muhammadiyah Bandung

Seimbang